Sejarah Desa

Uploaded By Operator Sideka

Awal mula kampung (Desa) disebut Panca Tunggal  Jaya karena ada 5 (lima) kelompok pendatang yang berkumpul menjadi satu wilayah dan lima wilayah tersebut yaitu Gunung Bala yang artinya besardan yang kedua Sri widodo selanjutnya yang ketiga Way Abung yang artinya aliran sungai kemudian yang keempat pampangan lampung selatan dan yang kelima Preng Sewu yang artinya bambu seribu. Kemudian pada tahun 1984 beberapa pendatang datang lagi yang jumlahnya 50 Kepala keluarga dan selanjutnya bertambah 500 kepala keluarga, yang mana setelah itu yang 50 kepala keluarga berasal dari desa pampangan dan pringsewu dan yang 500 kepala keluarga berasal dari gunung balak, sriwidodo dan way abu. Dan sebelum nama panca tuggal jaya namanya B3SP5 yang artinya blok tiga simpang lima, lalu melaksan akan muswarah desa secara mufakat dan terbentuklah nama kampung (desa) panca tunggal jaya yang pertama dikepalai oleh bapak Kaswari Murad yang waktu itu panca tunggal jaya kecamatan masih masuk kecamatan menggala kabupaten lampung utara, setelah itu desa semakin ramai oleh sebab itu diadakanlah pemekaran kecamatan pada tahun 1999 dan masuk dikecamatan Gedong Aji karena semakin padatnya penduduk maka dilakukan pemekaran lagi dan dipecah menjadi 4 kecamatan pada tahun 2007 yang meliputi gedong aji lama, meraksa aji, penawar aji dan rawa pitu dan sampai saat ini kampung (desa ) panca tunggal jaya masuk ketegori desa broadband pada tahun 2017.

Luas wilayah Desa panca tunggal jaya± 13892, dengan jumlah penduduk 866 KK, dengan jumlah jiwa 2992 yang terdiri dari Laki-Laki 1545 jiwa dan Perempuan 1447 jiwa.

  1. Utara berbatasan dengan Desa gedog harapan
  2. Selatan berbatasan dengan Desa sumber sari
  3. Timur berbatasan dengan karyamakmur
  4. Barat berbatasan dengan Desa bangun rejo

Desa panca tunggal jaya memiliki struktur tanah yang datar dan memiliki potensi tanah yang baik ditanami sawit dan pohon karet, sedangkan jarak antara kampung (desa) dan kecamatan sekitar ± 3,5Km tetapi jarak tempuh dari kampung (desa) keKabupaten sekitar kuranglebih± 72 Km sedangkan jarak tempuh antara desa dan Provinsi sekitar kurang lebih±150 Km

2.1.2Pola Adaptasi Ekologi

Data terakhir penduduk Kampung (desa) panca tunggal jaya berjumlah 866 KK, dengan jumlah Jiwa 2992 jiwa,yang terdiri dari Laki-Laki 1545 jiwa dan perempuan 1447 jiwa  dengan rincian per Dusun sebagai berikut :

No RukunKeluarga Jumlah Jumlah  Jiwa
K.K Jiwa Laki-Laki Perempuan
1 RK.1 112 410 212 198
2 RK.2 143 552 284 268
3 RK.3 152 534 269 265
4 RK.4 126 481 254 227
5 RK.5 110 410 218 192
6 RK.6 114 423 220 203
7 RK.7 50 182 88 94
TOTAL 886 2992 1545 1447

Mayoritas penduduk Kampung (Desa)Panca tunggal jaya merupakan suku Jawa dan mayoritas agama menganut agama islam sedangkan di kampung (Desa) panca tunggal jaya ada juga yang menganut agama Kristen sebanyak 3 % dari jumlah penduduk.

Pola kehidupan masyarakat sudah mengarah pada jaman modern Kondisi tempat tinggal/perumahan penduduksarana prasarana dibidang lembaga pendidikan,kesehatan dan pasilitas umum pada umumnya sudah memadai, namun masih ada keluarga yang tidk bisa menyekolahkan anaknya ketingkat SLTA..

 Sebagian besar perekonomian Desa panca tunggal jaya bertumpu pada sektor Perkebunan dan peternakan serta palawija yang pada umumnya berpenghasilan sedang yaitu  Upah Minumum Regional ( UMR ).

Mata pencaharian yang sebagian besar dari sektor perkebunan dan peternakan yang berpola sederhana/tradisional.

Adapun kondisi pertanian dan komoditi yang menjadi unggulan di Kampung Paca tunggal jaya adalah sebagai berikut :

  • Peternakan
    1. Sapi Bali
    2. Kambing
  • Perkebunan
    1. Karet
    2. Kelapa Sawit